
Ada yang enggan berubah ketika dunia dan cara hidup manusia senyatanya telah berubah pesat. Keengganan itu melekat di kedalaman kepala manusia, menyelinap di tengah rimbun belantara syaraf-syaraf pembentuk kesadaran, lalu membentuk respon yang tipikal: enggan berubah.
Kita bisa menyisir satu contoh sederhana: HP Nokia, ponsel yang demikian populer hingga pemiliknya tak perlu cemas ketika chargernya ketinggalan karena di hampir semua tempat pasti tersedia. Semua orang menyukai dan memiliki Nokia; tidak berlebihan jika dikatakan Nokia memiliki peran merubah cara hidup kita. Read the rest of this entry »