Jika Engkau…
Dilahirkan di sudut padang pasir yang tak pernah menjadi pusat Arab, apalagi dunia
Memimpin satu kompi pemberontak dan menguasai negeri sejak usia 27 tahun
Selalu menjadi kolonel seperti Gringo Honasan. Bukan jenderal yang harus bernegoisasi
Penuh semangat bertualang, disesaki revolusi, mengubah ini dan itu
dari Chad hingga Sudan
dari Pan-Arabisme hingga United Stated of Africa
dari GAM hingga Lockerbie
Berbinar menatap jejak Nasser dan Mao
Tak muda lagi, tapi juga tak pernah tua
Selalu menjadi kolonel seperti Gringo Honasan. Bukan jenderal yang harus bernegoisasi
Tidak seserakah Mobarak
Hanya ingin suaramu didengar
Tak mau tahu betapa bosan 6 juta warga Libya mendengarmu selama 42 tahun
Anjing gila, kata Ronald Reagan
Remaja bengal terbungkus gelambir kulit renta
Menembaki dan membom demonstran
Remaja bengal terbungkus gelambir kulit renta
Moammar Ghadafi
……..
Dunia, maafkanlah Ghadafi
dia hanya remaja bengal
yang tak mau menjadi tua
Apa yang terpikir oleh anda ketika menyaksikan dampak lanjut Tsunami Jepang beberapa waktu lalu? Kedahsyatan dan kengeriannya, tentu saja. Tapi itu baru kulitnya, tafsir di permukaan. Jika berpikir lebih dalam lagi yang muncul adalah sebuah drama. Drama?
Jepang mungkin merupakan negara yang paling siap menghadapi bencana Tsunami. Teknologi, sistem, dan perangkat telah disiapkan jauh hari. Masyarakatnya dilatih secara serius dan berkala (baca: terus menerus) bagaimana menyelamatkan diri ketika gempa dan tsunami datang. Juga faktor kekuatan mental masyarakat Jepang yang diakui dunia. Read the rest of this entry »

Abdurrahman Ad-dakhil, nama kecilnya, seperti ditulis Gus Mus, diambilkan dari nama salah satu khalifah bani Ummayah yang menaklukkan Spanyol, Abdurrahman Sang Penakluk, berangsur menjadi Abdurrahman Wahid dan lalu lebih enak dipanggil Gus Dur.
Saya tidak tahu harus menulis dari sisi mana sosok yang 7 hari lalu meninggalkan kita semua ini. Terlalu banyak ruang kritis terbuka dari sosok tambun ini. Baiknya saya menuliskan yang paling lekat di kepalaku saja. Read the rest of this entry »

Maaf pembaca… (sok ada yg baca, hehe), saya sedang mengalami fakir bandwidth sebulan ini, jadi malas sekali meng-update website ini (catat bahwa alasan utamanya adalah malas, bukan fakir)
Seperti juga kalian, mungkin, saya banyak mengerut kening, prihatin, melihat kondisi tanah air tercinta ini. Apalagi kalau bukan carut marut KPK vs Kepolisian. Read the rest of this entry »

Clara Surmawati, nama ini kukenal pertama kali dari Quis trivia di Camfrog (jangan ngeres dulu, selain menyajikan webcam serrrrr, camfrog juga menyediakan game adu tangkas menjawab pertanyaan-pertanyaan pengetahuan umum dan poinku sempat masuk 3 besar penjawab quis tercepat, hehe).
Clara yang merupakan orang Indonesia pertama yang berhasil mendaki puncak Everest tahun 1996, setahun sebelum team Kopassus, dikabarkan masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Magelang, Jawa Tengah. Dokter yang merawatnya di RSJ mengatakan salah satu penyebabnya adalah tekanan batin yang dialami Clara karena prestasinya kurang dihargai oleh lingkungan. Meskipun pemerintah telah menganugerahkan Bintang Nararya kepadanya. Read the rest of this entry »